Parahita tak pupus oleh Lupus, Parahita semangat terus!!!

Kamis, 26 Maret 2015

Selamat Jalan Ibu Kumala

Rabu, 25 Maret 2015 kemarin, perwakilan Parahita, bapak Lexy Pello dan Ibu Lies Pello baru tiba di Malang setelah mengunjungi pemakaman saudara kami, Ibu Kumala, di Denpasar Bali. Parahita turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya sosok pejuang di antara kami. Pada hari Kamis tanggal 19 Maret 2015 lalu Ibu Kumala dipanggil Tuhan di usianya yang mencapai 77 tahun.

Ibu Kumala, Odapus dari Bali

"Ibu Kumala merupakan yang tertua di antara kami semua dan mungkin beliau merupakan penderita yang paling lama 30 tahun dengan Lupus. Beliau juga seorang yang berjuang membesarkan anak-anaknya seorang diri hingga anak-anaknya menjadi orang-orang yang berhasil saat ini" penjelasan ketua Parahita Bapak Lexy Pello.

Saat mengunjungi rumah duka di Denpasar Bali, Parahita diberikan kesempatan untuk berbicara guna menghibur keluarga almarhum. Dalam kesempatan tersebut Parahita diwakili oleh Bapak Lexy. Menurut  keterangan, almarhumah meninggal bukan karena Lupus yang dideritanya, namun karena kanker pankreas yang dimilikinya. Di hari-hari terakhirnya, Lupusnya sudah stabil dan terkendali.

Bapak Lexy diberi kesempatan untuk berbicara atas nama Parahita

Parahita mengikuti serangkaian acara penghormatan terakhir hingga Ibunda dikembumikan pada hari Selasa 24 Maret 2015 di Denpasar Bali. 

Pak Lexy dan Ibu Lies di acara pemakaman Ibu Kumala


Selamat jalan Ibu Kumala, perjuangan Ibu kini selesai, semoga Ibu diberikan tempat yang mulia disisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Amiin :)


0 Silahkan Kirim Pertanyaan :

Posting Komentar